Cara Memaksimalkan Hasil Adsense di Blog

Menghasilkan uang dari blog dengan menggunakan jaringan periklanan Adsense sampai detik ini masih menjadi pilihan favorit sebagian besar blogger Indonesia dan termasuk saya sendiri sampai detik ini masih menggunakan Adsense sebagai pilihan utama selain Propeller Ads

Secara umum besar kecilnya pendapatan Adsense sebenarnya di pengaruhi beberapa faktor yaitu niche Blog, jumlah dan asal visitor, kinerja adsense (mencakup nilai BPK & CTR)

Di sini saya akan lebih fokus membahas bagaimana cara mengoptimalkan hasil Adsense dengan cara hanya menampilkan iklan-iklan adsense berbasis CPM/BPS yang berani membayar mahal. Dengan kata lain kita mencekal jaringan iklan berbasis cpm yang membayar murah

Mengapa kita harus melakukan hal ini? karena jaringan iklan berbasis CPM/BPS ini tidak membayar berdasarkan klik tapi per seribu tayang dan yang perlu kita lakukan adalah hanya mencekal jaringan iklan yang membayar murah per seribu tayangnya

Langsung saja silahkan anda login terlebih dahulu ke akun Adsense kemudian klik pada tab laporan kinerja


Untuk mengetahui jaringan iklan apa saja yang berbasis BPS dan membayar murah, klik pada jenis laporan (lihat gambar di ats)

Secara default, tab pada jenis laporan akan di dasarkan kinerja harian. Untuk merubah tab tersebut klik pada kolom harian dan ganti menjadi jaringan iklan

Langkah selanjutnya klik pada tab 7 hari yang terletak di kanan atas, ganti menjadi semua

Kemudian klik pada tab filter --> pilih jenis tawaran --> tawaran BPS --> terapkan

Akan muncul seluruh jaringan iklan yang selama ini tampil di blog adsense sobat dengan sistem penawaran BPS

Langkah selanjutnya adalah memilih dan mencekal jaringan iklan yang membayar murah per seribu tayangnya

Sebagai contoh, disini saya berikan screenshot jaringan iklan yang terdapat di akun adsense saya


Catatan : Untuk menjaga etika bisnis, nama jaringan adnetwork saya hapus

Dari data pada gambar tersebut kita bisa mengetahui mana jaringan iklan yang membayar murah per seribu tayangnya

Saya ambil contoh pada kolom terbawah yang mana selama ini memiliki 34.813 tampilan & jumlah klik 23, tayangan aktif 46.65% dan hanya membayar 0.90 Dollar (hanya Rp. 11.000)

Berapa jaringan iklan tersebut rata-rata membayar per seribu tayangnya? mudah saja, anda bisa melihat pada tab PPS tayangan yaitu hanya 0.03 (jika $1 = Rp. 13.000) berarti jaringan iklan tersebut hanya membayar di kisaran Rp. 390/1000 tayang

Selanjutnya silahkan anda copy dan paste ke notepad satu per satu jaringan iklan mana saja yang akan anda cekal

Catatan : untuk melihat jaringan iklan yang lain, klik tab selanjutnya (lihat gambar yang saya lingkari merah)

Setelah semua nama jaringan iklan yang ingin anda cekal sudah terkumpul, lanjut ke langkah selanjutnya

Klik pada tab Izin Iklan --> Jaringan iklan ---> Masukkan nama jaringan yang akan anda cekal pada kolom search (pencarian)

Pastikan anda memasukkan nama jaringan iklan yang benar dari abjad, titik, ataupun tanda buka tutup pada nama jaringan

Setelah nama jaringan iklan muncul klik pada tombol di izinkan atau di cekal

Lakukan hal yang sama pada seluruh jaringan iklan lain yang ingin anda cekal

Sampai disini proses sudah selesai, selanjutnya akan saya berikan beberapa alasan mengapa kita harus mencekal jaringan-jaringan iklan tersebut

Mungkin diantara sobat-sobat blogger lain memiliki pandangan berbeda tentang pencekalan jaringan iklan dengan berpendapat bahwa iklan apapun yang muncul di blog Adsense kita berarti iklan tersebutlah yang paling sesuai dengan niche blog dan membayar paling mahal dalam pelelangan spot iklan

Perlu kita ketahui bahwa dalam pelelangan iklan, tidak selalu iklan yang mahal yang memenangkan pelelangan spot iklan

Jaringan iklan yang membayar murah pun memiliki kesempatan menang dalam pelelangan dan mengalahkan jaringan iklan yang membayar lebih mahal. Hal itu terjadi karena Google Adsense meninjau sisi lain dari para advertiser yaitu kualitas iklan dan kinerja iklan

Sebagai contoh misalnya jaringan iklan A siap membayar spot iklan dengan rate tertinggi 1000 per klik & jaringan iklan B siap membayar dengan rate tertinggi 5000, jika jaringan iklan A memiliki kualitas dan kinerja yang lebih bagus menurut Google maka jaringan iklan A akan lebih sering tampil di suatu laman

Contoh di atas untuk iklan berbasi CPC yang menurut saya tidak terlalu urgent. Yang paling urgent adalah untuk iklan berbasis CPM

Mari kita berasumsi pada contoh screenshot di atas

Iklan berbasis CPM memiliki jumlah tampilan 34.000x dan hanya membayar 11.000

Jika kita cekal jaringan iklan tersebut maka spot iklan akan digantikan jaringan iklan lain. Bisa jadi iklan berbasis CPM yang lain atau bisa jadi iklan yang berbasis CPC

Kita anggap saja yang menggantikan spot iklan tersebut adalah iklan berbasis CPC

34.000 tampilan iklan dengan CTR 0.5% dan nilai BPK adalah Rp.300 =

34.000 tampilan iklan dan terjadi klik sebanyak 0.5% (170 klik) x Rp.300 = 51.000

Contoh di atas, saya mengambil nilai CTR yang sangat rendah yaitu hanya 0.5 %. Jika nilai CTR lebih tinggi maka anda akan mendapatkan hasil yang lebih tinggi

Itulah alasan mengapa kita harus membatasi jaringan-jaringan iklan yang berbasis CPM dan membayar murah per seribu tayangnya. Akhirnya saya ucapkan selamat mencoba dan semoga penghasilan blog anda meningkat